8 Situasi Ini Bakalan Kamu Temui Di Dunia Sales Marketing

sales-marketing
Sales <-> Marketing via blog.jibemedia.com

Selamat malam kawan! Apa kabar? Beberapa hari terakhir aku kepikiran untuk nulis artikel yang sangat dekat dengan pekerjaanku sehari-hari. Ya, tak lain dan tak bukan adalah tentang dunia sales marketing. Pekerjaan yang horor bagi sebagian orang.

Sudah ada sekitar 3 tahun lamanya aku berkecimpung di dalam dunia marketing, dunia pemasaran yang selalu bikin penasaran. Banyak orang tidak berminat dengan pekerjaan ini karena mereka merasa tak mampu menjalaninya.

Cukup berat juga sebenarnya tugas sales marketing sebuah perusahaan, terutama adanya tekanan dari atasan. Tapi apa boleh buat, mungkin rezekiku di sini. Mungkin ada di antara kamu yang ingin tau tentang dunia sales marketing.

Berikut beberapa hal yang bakal kamu temukan di dunia sales marketing, baik suka maupun duka. Murni hasil dari pengalamanku selama ini sebagai sales marketing, baik saat bekerja di bank maupun di perusahaan lainnya. Check this out!

  1. Kulit Kepala Gatal-Gatal Karena Helm

helm-gatal

Pekerjaan yang tak lepas dari berkendara motor ini tentunya beresiko bagi kulit kepala. Berjam-jam lamanya berkendara memunculkan keringat di kepala. Keringat inilah yang membuat lembab lapisan helm bagian dalam. Akibatnya, muncul kuman dan bakteri yang berhasil membuat kulit kepala gatal bukan main.

2. Berkendara Pelan-Pelan Demi Mencari Prospek

bermotor-pelan

Demi mendapatkan target sasaran, seorang sales marketing harus mau bersabar dalam berkendara. Meskipun di luar jam kerja sukanya kebut-kebutan, tapi saat mencari mangsa (baca: prospek), dia harus melambatkan sepeda motornya. Karena kalau sampai terlewat satu toko saja, bisa kehilangan satu peluang penjualan.

3. Ditelpon Nasabah/Konsumen Saat Sedang Kumpul Keluarga

Ini sih hal yang belum tentu semua sales marketing menemuinya. Saat-saat liburan bersama keluarga adalah kualitas tinggi dalam sebuah perjumpaan. Rasanya aneh dan mengganggu saja kalau ketika kita sedang menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, tiba-tiba ada telepon yang berhubungan dengan pekerjaan. Itulah tantangan profesionalitas dalam dunia kerja. Harus banyak berlapang dada.

4. Masjid Serasa Surga Dunia

tidur-di-masjid

Tak bisa dipungkiri, seorang sales marketing membutuhkan cukup istirahat. Badan tentu lelah setelah berkeliling melakukan kunjungan ke calon nasabah/konsumen. Alhasil, karena terlalu jauh dari rumah atau kos-kosan, seorang sales marketing memilih rehat di masjid. Tapi jangan salah, justru masjid sudah menjadi tempat pemberhentian favorit mereka. Rasanya seperti di surga saja jika mereka bisa merebahkan tubuh di rumah Allah SWT ini.

5. Tas Bikin Pegal Bahu dan Pundak

Ini biasanya saya alami, namun mungkin hanya sebagian kecil sales marketing saja yang merasakannya. Membawa tas yang notabene cukup berat bagi saya sangat menyiksa. Mungkin karena bahu saya yang tidak terlalu kuat dibebani sehingga mudah pegal. Saya merasakannya selama menjalani pekerjaan sebagai sales marketing. Mau tidak mau berbagai aplikasi pendaftaran nasabah dan buku-buku tulis yang berisi daftar nama prospek harus saya bawa setiap hari!

6. Harus Lepas Jaket dan Helm Saat Berkunjung

Tanpa disuruh melepas jaket dan helm, saya kira sudah sangat wajar kita melakukannya saat sedang memprospek. Kita tentu ingin dianggap sopan oleh calon prospek. Maka dari itu, belajar dari senior saya, bahwa setiap berkunjung sebaiknya kita melepas jaket sebelum mulai berkomunikasi dengan prospek.

Tujuannya agar tampak lebih sopan dan tidak terkesan arogan. Sedangkan melepas helm di sini dimaksudkan saat kita akan menanyakan suatu alamat ke seseorang selepas kita turun dari sepeda motor. Jadi, caranya, lepas helm dahulu barulah mulai bertanya. Walaupun memang terkesan sopan, tapi ternyata bikin ribet!

7. Janjian Tapi Tetep Molor Waktunya

Terkadang sebelum bertemu prospek, kita harus membuat janji terlebih dahulu. Namun setelah terjadi kesepakatan waktu bertemu dengan sang prospek, mereka tidak datang tepat waktu. Sungguh ini uji kesabaran sales marketing!

Mungkin karena prospek merasa posisinya yang dibutuhkan, mereka jadi malas atau tidak menganggap pertemuan dengan kita tidak penting. Jadilah kita menunggu begitu lama sebelum akhirnya bertemu dengan prospek tersebut.

8. Dikunjungi Tapi Tidak Bertemu Pemilik Usaha

bertamu

Ini hal yang tak mungkin terelakkan bagi semua orang yang pernah bekerja sebagai sales marketing. Seringkali ketika kanvasing (door to door prospecting), kami hanya bertemu dengan pegawai/anggota keluarga sang prospek.

Alhasil kita hanya bertanya-tanya ke pegawai terkait usaha dan prospek. Namun banyak pula yang enggan menjawab, mungkin takut dimarahin sang juragan kalau ada info yang dibocorkan ke sales marketing.

Hmmm, bagaimana? Cukup berat kan tantangan yang dialami seorang sales marketing? Pertimbangkan sekali lagi jika kamu ingin melakukan pekerjaan ini.

Iklan

Satu pemikiran pada “8 Situasi Ini Bakalan Kamu Temui Di Dunia Sales Marketing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s