Kampung Arab, Resto ala Timur Tengah

kampung-arab

Kemarin, aku dan keluarga mampir ke Jogja untuk menjenguk kakak yang baru saja pindah kontrakan. Setelah menikah dengan orang daerah sana, kakak memutuskan untuk segera berpindah dari kos-kosan menuju rumah kontrakan. Dan hari itu waktu untuk pindahan.

Setelah menunggu beberapa menit untuk menyelesaikan pekerjaan rumah terlebih dahulu, kami sekeluarga segera bersiap-siap berangkat ke Jogja. Kala itu kami mempertimbangkan untuk naik mobil Real Van demi bisa membawa barang banyak dari rumah.

Selain kakak di Jogja yang membawa barang dari kos-kosan lamanya ke rumah kontrakan, kami sekeluarga juga membawa barang-barang milik kakak yang masih ditinggal di rumah. Maka setelah mengangkut semua barang-barang itu, segeralah kami berangkat.

Satu setengah jam berlalu, sampailah kami di kota gudeg, Jogja. Sebelum menuju ke rumah kontrakan kakak, kami sekeluarga mampir ke restoran mini yang cukup terkenal di kalangan mahasiswa. Harga makanannya pun cukup terjangkau bagi anak kampus.

Nama restoran itu adalah Kampung Arab, yang menyediakan menu masakan ala Timur Tengah. Cukup variatif menu makanan yang disajikan, beginilah penampakannya:

kampung-arab (2)

Setelah, memilah dan memilih, pesanan pun kami tulis di sebuah kertas yang disediakan waiter. Siang itu kami tidak memesan makanan secara berlebihan, yang penting cukup. Saat itu Ibu memesan Nasi Kebuli, yang sudah lama diidamkannya akhirnya keturutan juga.

Oia maaf ni kawan, makanannya tidak saya foto karena kelupaan. Mungkin sudah terlalu lapar. Hehe. Tapi gapapa kan, yang penting udah foto menunya (ngeles..). Saking laparnya, sampai lupa foto makanan untuk dipostingkan di blog..hedehh

Singkat cerita, pesanan sudah selesai dibuat dan langsung dihidangkan oleh mas-mas waiter. Ibu memesan Nasi Kebuli Ayam, kakak memesan Nasi Goreng Kambing, saya memesan Kebab dan Maryam, ayah memesan Nasi Gule Kambing. Dibayangin aja ya? Haha

Setelah selesai makan dan minum (saya lupa nama pesanan minuman kami), ternyata masih ada rasa penasaran pada satu menu. Kami pun memesan tambahan seporsi nasi putih dan Iga Bakar ukuran kecil untuk dimakan bersama. Tapi di luar dugaan, ternyata Iga Bakar yang membuat kami penasaran itu kurang memuaskan.

kampung-arab (3)

Alhamdulillah, sudah kenyang dan cukup puas kami menikmati hidangan di restoran Kampung Arab. Bagiku, restoran ini kurang recommended. Parkiran mobilnya juga nggak ada. Hehe. Alhasil, kami parkirkan mobil itu di pinggir jalan.

Selepas dari Kampung Arab, kami langsung melanjutkan perjalanan ke rumah kontrakan kakak untuk membantu menata barang-barang pindahan. Well, cukup sekian cerita jelong-jelong dan kulinerku kali ini. Terima kasih sudah baca 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s